PERLU DIINGAT
Bagaimana bisa seseorang dengan mudah memaafkan orang yang sudah membuat dia menderita, bagaiman bisa sesorang bisa dengan mudah melupakan kejadian paling memalukan dalam hidupnya, bagaiman bisa sesorang bisa dengan mudah menerima kekalahannya, mungkin kalau soal memafkan orang bisa saja memafkan ketika dia memiliki hati yang bijak dan mau menerima kesalahan orang lain, tapi memang benar untuk perkara melupakan orang akan sangat sulit untuk merealisasikan atau bahkan akan sangat tidak mungkin untuk melupakan sesuatu hal, ada pepatah atau kata-kata bijak yang belakangan banyak orang guakan "saya bisa saja memafkan, tapi jangan pernah berharap bahwa saya akan melupakan hal itu."
memang benar dan tidak ada yang salah dari perkataan itu. Ada satu kejadian beberapa hari yang lalu saya alami ketika berada di angkutan umum saya duduk berhadapan dengan seorang lelaki paruh baya, usianya sekitar 60 tahunan, ketika saya menaiki angkutan tersebut tanpa ada firasat apa-apa saya duduk tepat didepan bapak tersebut ketika mobil mulai melaju bapak tersebut menyentuh lutut saya dengan jemarinya awalnya saya merasa itu ketidak sengajan yang diakibatkan karena supir angkot ngerem mendadak saya biarkan, tiba-tiba saya merasakan bapak tersebut mulai memegang lutut saya dengan spontan saya melihat kearah bapak itu dengan cepat saya tatap manik matanya dan anehnya tanpa mengelak dia melihat saya kemudian dia menarik tangannya dengan kesal saya berdehem betapa yang awalnya saya pikir dia hanya orang tua biasa tanpa bermaksud apa-apa, tapi ternyata otak dan pikirannya penuh hal kotor, oke jujur saja saya tidak mengetahui apakah hal ini termasuk kedalam pelecehan seksual atau bukan tapi jujur hal itu benar-benar membekas dan membuat saya kembali berpikir bahwa didunia ini orang-orang yang saya anggap tidak akan membuat hal bodoh, seperti cerita saya di atas ternyata memiliki banyak sekali kemungkinan yang bisa terjadi karena adanya kesempatan, ini mungkin sedikit hal yang bisa saya bagikan mengenai hal memaafkan tapi tidak dapat di lupakan masih banyak hal lain yang mungkin lebih membuat ingatan kita bekerja dengan sangat keras sampai-sampai kita sulit untuk melupakan sesuatu hal.
memang benar dan tidak ada yang salah dari perkataan itu. Ada satu kejadian beberapa hari yang lalu saya alami ketika berada di angkutan umum saya duduk berhadapan dengan seorang lelaki paruh baya, usianya sekitar 60 tahunan, ketika saya menaiki angkutan tersebut tanpa ada firasat apa-apa saya duduk tepat didepan bapak tersebut ketika mobil mulai melaju bapak tersebut menyentuh lutut saya dengan jemarinya awalnya saya merasa itu ketidak sengajan yang diakibatkan karena supir angkot ngerem mendadak saya biarkan, tiba-tiba saya merasakan bapak tersebut mulai memegang lutut saya dengan spontan saya melihat kearah bapak itu dengan cepat saya tatap manik matanya dan anehnya tanpa mengelak dia melihat saya kemudian dia menarik tangannya dengan kesal saya berdehem betapa yang awalnya saya pikir dia hanya orang tua biasa tanpa bermaksud apa-apa, tapi ternyata otak dan pikirannya penuh hal kotor, oke jujur saja saya tidak mengetahui apakah hal ini termasuk kedalam pelecehan seksual atau bukan tapi jujur hal itu benar-benar membekas dan membuat saya kembali berpikir bahwa didunia ini orang-orang yang saya anggap tidak akan membuat hal bodoh, seperti cerita saya di atas ternyata memiliki banyak sekali kemungkinan yang bisa terjadi karena adanya kesempatan, ini mungkin sedikit hal yang bisa saya bagikan mengenai hal memaafkan tapi tidak dapat di lupakan masih banyak hal lain yang mungkin lebih membuat ingatan kita bekerja dengan sangat keras sampai-sampai kita sulit untuk melupakan sesuatu hal.


Komentar
Posting Komentar