GURU

Hari ini 25 November di peringati sebagai hari guru..
Tradisi biasa yg dilakukan ketika hari guru adalah upacara bendera dan di sambung pidato-pidato motivasi untuk par guru 
Hari ini pula Mentri pendidikan Nadiem Anwar Makarim memberi pidato singkat di media sosial yang memberi dorongan hebat bagi para guru "Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh ketidak nyamanan
Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah, ambilah langkah pertama" 
Inilah mengapa saya pribadi lebih senang dengan kata guru..
Saya ingat betul dulu waktu masih sekolah mau berapapun tanggal merah di kalender tidak ada kata jam pengganti untuk mata pelajaran yang tertinggal jadwalnya karena libur, kaget saya ketika memulai kehidupan perkuliahan (kampus saya mengharuskan mengganti jadwal kuliah yang tertinggal karna tanggal merah) mengapa bisa begitu tertinggal antara dosen dan guru jika dipikir dengan pikiran yang sederhana..
Adapun satuhal lagi yang membuat saya lebih teramat bangga terhadap guru dibanding dosen..
Pernyataan ini memang tidak bermaksud mendoktrin semua dosen lalai..
Tapi kebanyakan dari pengalaman yang sya lalui, cara dosen dan guru ketika mengajar terlihat sangat jauh berbeda kualitasnya..
Dosen kalau ngajar ujung*nya pasti ngomong..
"Nanti kalian cari saja materinya, pasti kalian lebih pintar dri saya dlm penggunaan internet" atau "kaliankan mahasiswa harus bisa belajar sendri, jangan apa-apa harus dari dosen, jangan semua-semua harus dari dosen". Ini sungguh sangat menyebalkan bagi saya.., ketika para dosen mulai mengatakan hal itu mengapa karna bagi saya ketika dosen mengatakan mahasiswa seharusnya bisa belajar sendiri karena ilmu bisa didapatkan dari manapun, memang benar ilmu dan pengetahuan bisa didapatkan dri manapun apalagi jaman sekarang internet berkembang dengan sangat pesat,  lalu untuk apa harus kuliah untuk apa buang-buang uang umembiayai kuliah jika ilmu yang paling banyak tidak kita dapat kan langsung dri bangku perkuliahan.. (get my point) jika melihat kesenjangan antara guru dan dosen seperti ini miris rasanya.
Ya., memang saya tidak mengerti dan paham dengan alasan-alasan diatas..
Trima kasih untuk guru-guru, banyak kata yang tak sempat terucap, banyak terima kasih yang tak sempat disampaikan.

Komentar

Postingan Populer