SKRIPSHIT OR SKRIPSWEET

Mamasuki tahun 2020 sudah terasa berat rasanya, berpikir bahwa ada tanggung jawab besar yang benar-benar harus segera diselesaikan.
Tidak boleh tertunda, tidak boleh tertinggal, tidak boleh lalai, tidak boleh sampai menyerah..
Seperti yang sudah ditulis dalam resolusi akhir tahun kemarin banyak harapan yang benar-benar berahir dengan amin paling serius ditahun ini ..
Benar-benar berusaha bahwa menyerah bukan karakterku, seharusnya sudah tidak asing dengan bimbingan walaupun sedikit berbeda konteksnya.
Akhir tahun kemarinpun sempat sedikit berkutat dengan penulisan, penulisan laporan Praktik Lapang memang terdengar tidak begitu sulit.
Revisi berkali-kali, bertemu dengan dosen yang banyak maunya, banyak aturannya, harus begini harus begitu, menerima banyak masukan yang kurang lebih sulit untuk dipahami dari dosen pembimbing penulisan laporan, jadi aku rasa ini sedikit tidak asing seharusnya.
Hanya sedikit berbeda efortnya karena ini SKRIPSI..

Aku rasa hal ini adalah salah satu ketakutan terbesar dalam kehidupanku..
Awalnya aku ingin bersikap bodo amat dalam artian santai aja semua pasti berjalan baik-naik saja toh ada orang yang lebih santai dariku lulus tanpa hambatan, tetapi seolah kembali diingatkan karena aku tahu pasti aku harus berusaha lebih keras dari pada yang lainnya..
Karena takdir orang berbeda-beda.., ada yang dengan mudah melakukan segala sesuatu bukan karena keterampilan mereka hanya saja karena mereka lebih beruntung.
Yang perluku lakukan adalah aku harus berusaha lebih keras, aku rasa aku harus berusaha lebih giat dari mereka.
Aku tahu bahwa masalah ini sudahku serahkan 100% kepada Tuhan, kekhawatiranku, ketakutanku, kecemasanku.
Terkadang manusia terkhususnya aku pribadi masih suka membenarkan diri bahwa toh kita ini manusia pasti punya rasa khawatir, pasti punya rasa takut.
Tapi aku mau terus belajar bahwa serahkan semuanya kepada Tuhan itu berari percaya 100% kepadanya tanpa ini dan itu, dan biarkan sisanya kita kerjakan., karena biasanya dengan kata TAPI kalimat setelahnya merupakan kesiasiaan, karena nyatanya bukan upaya manusia terlebih dahulu tetapi Tuhanlah yang telah mengerjakannya terlebih dahulu baru sisanya manusia yang menyelesaikan.
Walaupun masih punya sedikit rasa khawatir dan takut karena rasa tidak bisa. Aku yakin ada perkara yang baik dan hal luar biasa yang Dia akan tunjukan untukku selesaikan..

Komentar