GoodBye
Selama ini banyak mendengar tentang bertemu dan berpisah..
sering juga dialami sendiri..
Tinggal di kota ini, ada banyak cerita, ada kisah tentang sanak saudara, ada banyak tempat yang sudah terlanjur akrab dan terbiasa..Keputusan ini benar-benar tidak mudah, serasa kembali ke lima tahun yang lalu apakah benar ini keputusan terbaik yang bisa ku ambil..
Banyak..., begitu banyak hal yang terdengar klise prihal perpisahan, tapi tentu saja jadi bahan mengundang tangis tiap kali terjadi..
kekhawatiran tentang masa depan yang tak kunjung terlihat, menyalahkan diri dan keadaan tak henti..
Aku kehilangan diriku sendiri..
pergumulanku saat ini terus berlanjut, aku takut akan masa depanku.
Aku mengeluh tentang waktu menganggur yang kuhabiskan, tapi aku sering melewatkan kesempatan kerja yang datang.
Aku mengeluh tentang waktu menganggur yang kuhabiskan, tapi aku sering melewatkan kesempatan kerja yang datang.
Aku marah pada keadaan, tetapi aku tetap harus berusaha waras untuk hidup.
Bahkan pada lain waktu aku mengangis atas hidup ini, tapi aku tetap menjalaninya dengan baik, setidaknya menurut pandanganku.
Banyak pertanyaan-pertanyaan yang seolah tak ada jawaban, harus bertanya kepada siapa gerangan pemilik hidup..
Sedetik kemudian tersadar bawa dalam doa setiap pertanyaan itu dan biarkan Tuhan yang menjawabnya.
Sudah hampir berganti tahun, tapi hidup masih begini-begini saja, ngikutin aja gimana jalannya Tuhan dan gimana baiknya menurut Dia karena dibalik rumitnya urusan dunia, yakin aja ada Tuhan yang bantu ngatur semuanya...
Saking sibuknya sama masa depan (karir dan kerjaan) sampai lupa kalo ada satu lagi hal yang gak kurang pentingnya..
Perihal pasangan hidup..
Akhir-akhir ini sering ditanya "kapan nikah" gak heran karena usia segini pertanyaan laris yang sering muncul gak jauh-jauh dari ini..
Akupun mempertanyakan hal yang sama atas diriku..
tapi balik lagi ternyata aku belum siap diumur sebegini belum dipertemukan dengan seseorang yang setidaknya bisa menyakinkan aku kalo menikah itu adalah sesuatu yang aku butuhkan semakin membuatku mengenyampingkan alasan tersebut..
Ada sebuah tulisan yang isinya " Mungkin sampai hari ini semua berjalan tidak sesuai dengan apa yang kamu ingin, itu karena barangkali bukan doamu yang terkabul tapi doa orang lain. Pun jika doamu yang terkabul, beberapa orang harus menahan gagal kerena kamu yang berhasil. Kamu mungkin tidak bahagia sekarang, kamu mungkin bertanya-tanya mengapa yang diharapkan tidak terjadi seperti yang direncanakan. Tapi percayalah, suatu saat kamu akan melihat kebelakang dan sangat senang bahwa segala sesuatu tidak berjalan seperti yang kamu inginkan, itu karena Tuhan tahu yang terbaik buat kamu. Jadi menguatlah sebab Tuhan tau mana bahu yang teramat kuat dan hidup memang tidak mudah untuk dijalani.
Sampai bertemu dilain kesempatan baik..
Semoga dipertemukan dengan orang-orang baik pula..

Komentar
Posting Komentar