Nusa Penida - 2021
2021 begitu membosankan, pekerjaan tak kunjung ada, begitu monoton, kehilangan teman-teman, kehilangan harapan semuanya terasa gelap bagiku setahun ini..
Namun menuju akhir tahun wacana dua tahun lalu akhirnya terkabulkan..
Aku bersyukur bisa mencapai hal ini dalam kekuranganku..
Ini ceritanya,
Saat aku dan mami masih tinggal di Bali (Desember 2021) adikku akan datang untuk libur akhir tahun dari Sidoarjo, akhirnya aku mengusulkan untuk ke penida dan tanpa pikir panjang dia langsung mengiyakan ajakan tersebut (mungkin saat itu uang tabungannya masih banyak).
Nusa Penida ternyata seindah itu, persis seperti apa yang terpajang di foto liburan orang-orang jaman ini...
2021 tidak ada artinya bagiku, aku bahkan sempat membenci diriku di tahun ini, tapi keputusanku ke Penida membuatku bangga mengabulkan Bucket List ku yang satu ini..
Yang lebih membuatku bersukacita, aku bisa bawa mami ke tempat indah ini walaupun aku masih menganggur sampai hari ini aku tetap bersyukur karena dengan begitu aku masih di kasih banyak waktu untuk mewujudkan ini, bayangkan saja kalo aku sudah bekerja kapan lagi bisa pergi ke sini ternyata tidak terlalu sulit banyak agen trevel yang menyediakan layanan PrivateTrip. Perjalanan ke sana dimulai dari pantai sanur, agen trevelnya nanti akan memberikan alamat untuk ketempat boat, setiba di tempat boat kita harus konfirmasi data terlebih dahulu dan gak nunggu lama dari jadwal yang sudah ditentukan yaitu 07:30 boat langsung berangkat (jadi di pastikan untuk tidak terlambat ya) karena kalo telat udah pasti harus nunggu jadwal boat berikutnya dan itu pasti memakan waktu kita di Penida makin sedikit.
Perjalanan menggunakan Speedboat sekitar 45 menit (gak berasa banget) setiba di sana supir dari agen travel udah menunggu dengan membawa papan nama atas pesanan kita jadi gak sulit nyarinya, setelah itu langsung menuju mobil dan berangkat. Enaknya karena Private Trip jadi dalam satu mobil udah pasti hanya kita saja (gak digabung sama orang lain). Tapi setahu ku kalo cuman seorang itu pasti di gabung sama orang lain jadi agak risih (jadi saranku kalo mau trip pake agen trevel gini usahakan lebih dari 2 orang biar mobilnya gak digabung sama orang, tapi kalo harus solo treveling ya mau gak mau enjoy the trip).
Setiba di sana (pukul 8 lebih) langsung menuju ke destinasi yang sesuai di pesan (West Trip, East trip atau Mix Trip) karena kemarin aku pesannya yang west trip ya jadi destinasinya Kelingking Beach, Paluang Cliff, Broken Beach, dan Angle Bilabong.
Sebenarnya kita bisa request mau ke tempat mana dulu aku saranin untuk ke kelingking Beach dulu pas masih paginya karena kalo kalian punya tenaga yang cukup ekstra kalian bisa turun ke pantainya yang terlihat indah banget dari atas itu :') (btw treknya cukup menguras tenanga loh katanya) karena kalo kalian ke sini sore udah pasti bakal kehabisan waktu, udah antri untuk foto belum lagi perjalan turun dan naik dari pantainya.
Jujur saja untuk West Trip tempat bagus hanya 2, Kelingking Beach dan Paluang Cliff karena Broken Beach dan Angel Bilabong Biasa saja apalagi buat ku yang berasal dari Ambon kami punya satu ikon yang mirip seperti broken beach yaitu pintu kota. Hanya bedanya kalo broken beach bolongnya liat dari atas, sedangkan pintu kota bisa dari pantainya.
Awalnya pengen banget ambil mix trip tapi karena budget gak mumpuni ya mau gak mau harus puas dengan west trip kali ini. Kalo kalian punya budget lebih mending ambil yang Mix Trip karena udah pasti diamon beach juga gak akan mengecewakan.
Oya kalo kalian pake Agen travel gitu itu semua udah include tiket fastboat PP, Private car + Bensin, makan siang, tiket masuk, Driver sekalian Guide untuk bantu fotoin.
Cuman mau bilang Thank You Penida udah bikin 2021 yang seflat itu.

Komentar
Posting Komentar