Sajak Iseng ala sharol part 3

Aku kembali menangis disudut kamar yg sepi tak berpenghuni hanya aku seorang, tangisan ini aku dedikasikan kepada waktu yang tak pernah berpihak kepadaku, seolah menyalahkanku pada setiap keputusan yang ku ambil..
Aku selalu merasa orang lain membicarakanku, membahas betapa bodohnya aku, yang kadang ku lakukan hanya untuk membuatmu tertawa, jangan anggap aku tolol, jika tidak ingin di katai penghianat. Jangan suka membentak jika tidak ingin di tinggalkan, jangan suka mengigit jika tidak ingin di gigit. Seokor anjing tidak akan menggigit jika ekornya tidak di injak bung...
Merasakan kekhawatiran tentang masa depan, akankah hidupku lebih baik dari hari ini..?
Entahlah yang ku tahu Allahku dasyat merancangkan sesuatu yang tidak manusia ketahui..
Bukankah aku salah..?
Jika ya, aku salah tegur aku dengan cara yang benar, bantu aku merubah raga ini, dari sifat dan tingkah lakuku yang tak satu orang dapat mengerti.
Punya banyak sahabat tak berguna, cukup dua atau tiga orang yang patut di andalkan bukan soal materi tapi soal hal memahami lebih dari emas dan permata.


Komentar

Postingan Populer